Kamis, 19 Januari 2017

Kumpulan Ribuan Soal Tes Masuk TNI dan POLISI

Kumpulan Ribuan Soal Tes Masuk TNI dan POLISI

Banyak pastinya yang ngubek ngubek di "google" mencari kumpulan soal tes masuk tni dan soal tes masuk polisi tetapa gak juga menenukannya. Memang cukup sedikit refensi bagi mereka yang mencari soal soal tes masuk tni dan polisi. Atas dasar itu kami menyedian kumpulan ribuan soal tes masuk polisi dan tni. Kami sajikan dari berbagai referensi terpercaya, sehingga kami yakin jika Anda memiliki kumpulan BANK SOAL TES MASUK POLISI DAN TNI
ALASAN HARUS MEMBELI E-BOOK KUMPULAN SOAL TES MASUK TNI DAN POLISI INI 

  • E-Book ini berisi RIBUAN SOAL TES MASUK TNI DAN POLISI yang merupakan kumpulan soal yang SUPER KUMPLIT yang susah di cari di mana saja.
  • E-Book ini juga berisi panduan lengkap dari A-Z Bagaimana agar berhasil lolos menjadi POLISI DAN TNI
  • E-Book ini di JUAL SANGAT TERJANGKAU sehingga ANDA BAKAL MENYESAL JIKA SAMPAI MELEWATKAN KESEMPATAN INI

GARANSI : JIKA ANDA KECEWA DENGAN ISI E-BOOK INI ANDA BOLEH MINTA UANG KEMBALI

JIKA BERMINAT LANGSUNG AJA KONTAK KAMI DI 0857.7810.6603
Fanspage : https://www.facebook.com/soaltespolisi/

Kata kunci : soal tes masuk polisi, soal tes masuk tni, download soal polisi, download soal tni, bank soal masuk polisi, kumpulan soal tes masuk polri 

Senin, 29 September 2014

Tes Masuk TNI-POLRI : Tahapan Seleksi Fisik dan Kesemaptaan

Tes Masuk TNI-POLRI : Tahapan Seleksi Fisik dan Kesemaptaan

Biasanya dari 100 peserta tes, ada sekitar 25an peserta yang gugur dalam tes ini, atau yang tidak lulus sekitar 25-30%. Penyebabnya beragam, bisa karena kurang latihan, mental yang tidak kuat sehingga mudah menyerah, tidak tahu apa yang diujikan sehingga salah melakukan gerakan, atau juga karena kondisi badan yang kurang fit saat menjalani tes. So, kunci sukses tahap tes fisik adalah dengan melakukan latihan secara rutin dan benar. Rutin artinya dilakukan secara kontinu, dan benar artinya dilakukan dengan cara yang benar, waktu yang tepat, dan tentunya bentuk latihan yang dilakukan juga harus mengacu pada jenis tes yang ada. Idealnya latihan rutin dilakukan 4-5 bulan sebelum ujian kesamaptaan.

Seperti apa saja kah ragam tes fisik (kesamaptaan)? Dan seperti apa bentuk latihan yang baik dan benar? Berikut penjelasannya!

Lari 12 Menit
Lari minimal 2,5 km dalam waktu 12 menit atau sekitar 5,5 kali putaran lapangan sepak bola. Saat berlari tidak boleh berhenti. Dan bagi cewek usahakan sanggup mengitari lapangan sepak bola sebanyak 4,5 kali. Tes ini memiliki point paling tinggi, so kalian harus bisa memaksimalkannya. Teknisnya, peserta akan dibagi menjadi beberapa kelompok dan setiap kelompok akan berlari bersama layaknya lomba lari. Setelah tanda waktu berlari habis, setiap peserta harus meninggalkan nomor dadanya di tempat terakhir dia berlari. Yang akan menjadi penilaian di sini adalah jumlah jarak yang bisa ditempuh oleh setiap peserta tes. Setiap kelebihan jarak yang bisa ditempuh akan diperhitungkan dalam penilaian.

Hal utama yang dilatih adalah keuletan dan ketahanan. Tes ini akan sukses bila kalian sudah mempersiapkan diri jauh hari dengan rutin berlatih. Kuncinya adalah pada pernapasan. Orang yang tidak terbiasa biasanya napasnya akan tidak kuat jika menjalani tes ini. Persiapan yang bisa kalian lakukan adalah :
§  Hal-hal teknis saat berlatih yang perlu kalian perhatikan antara lain :
ü Pakailah pakaian olah raga, misal sepatu olah raga, kaos, celana pendek
ü Jika perlu bawalah alat pencatat waktu, misal stop watch, jam digital, dll.
ü Pertama, jangan lupa berdo’a. Kemudian, lakukan pemanasan sebelum berlari.
Pemanasan bisa berupa peregangan-peregangan otot, ataupun lari-lari kecil.
ü Berlarilah pada lintasan yang terukur dan dengan target. Misalnya medan latihan kalian adalah lapangan sepak bola, maka berlarilah dengan target-target tertentu, misalkan seminggu pertama lari ringan 4 kali keliling lapangan, seminggu kedua 5 kali putaran, dll.
ü Pada saat memulai pelaksanaan, berlarilah dengan kecepatan sedang, kemudian berlarilah secara stabil sampai selesai. Temukan irama napas sesuai dengan lari yang kalian lakukan. Ingat, jangan paksakan diri bila napas tidak kuat.
ü Setelah lari selesai, jangan langsung berhenti beristirahat. Berjalanlah secara santai dengan arah berlawanan pada saat kalian lari. Kemudian lakukan pelemasan dulu baru bisa berhenti untuk beristirahat.
§  Latihan sebaiknya dilakukan secara rutin selama 3-4 bulan sebelum tes. Misalnya dilakukan setiap pagi atau sore hari. Untuk memperkuat ketahanan fisik, bisa dilakukan pada siang hari. Berlatih dengan porsi yang bertahap. Makin hari lintasan bisa makin panjang, tentunya dengan kecepatan yang terukur dan konstan. Target utamanya adalah selama 12 menit bisa menempuh jarak minimal 2,5 km tanpa berhenti.





Tes Push UP
Penilaiannya adalah banyaknya gerakan push up yang benar yang dapat dilakukan dalam waktu 1 menit. Idealnya, push up minimal 45 kali dalam satu menit dan makin banyak makin baik. Untuk gerakan push up, terdapat perbedaan teknik pelaksanaan antara pria dan wanita. Untuk wanita posisi lutut menempel pada lantai, sementara pada pria gerakan dilakukan dengan seluruh tubuh.

Posisi dimulai dari bawah, dimana jarak perut dan lantai adalah satu kepal (tidak boleh menyentuh tanah). Lalu mulailah gerak naik turun yang bertumpu pada kedua tangan dimana posisi kepala, tubuh dan kaki harus lurus. Posisi terendah adalah ketika perut dan lantai berjarak satu kepal, dan posisi teratas adalah ketika posisi lengan lurus. Inti dari gerakan ini adalah kekuatan lengan dan bahu. Gerakan yang salah tidak akan mendapatkan point, misalnya perut menyentuh tanah, kepala tidak ikut bergerak naik turun, posisi kepala, tubuh dan kaki tidak lurus.

Persiapan atau latihan yang bisa kalian lakukan adalah :
§  Lakukan pemanasan/peregangan sebelum memulai
§  Perhatikan posisi tangan jangan terlalu lebar dan posisi kaki berjarak sekitar satu kepal.
§  Mulailah dari posisi bawah, lalu angkat badan dengan kekuatan tangan. Ingat, jaga posisi kepala, tubuh dan kaki dalam keadaan lurus.
§  Pada saat naik tarik napas dan pada saat turun buang napas. Posisi kepala memalingkan ke kanan dan ke kiri pada saat posisi turun. Dan jangan sampai perut menyentuh lantai.
§  Lakukan aktivitas ini berulang-ulang setiap hari dengan porsi latihan bertahap meningkat, antara frekuensi 30-75 gerakan naik-turun setiap menit. Target kalian adalah bisa melakukan gerakan push up minimal 43 kali setiap menit.
§  Pilihlah tempat yang datar, namun bila kalian ingin meningkatkan porsi latihan dan jumlah push up, kalian bisa memilih posisi dimana posisi kaki lebih tinggi dari pada badan kita.


Tes Sit Up
Penilaiannya adalah banyaknya gerakan sit up yang benar yang dapat dilakukan dalam waktu 1 menit. Idealnya, sit up minimal 41 kali dalam 1 menit (untuk pria) dan untuk wanita sekitar 33 kali. Sit up adalah gerakan yang sangat mengandalkan  kekuatan otot perut. Saat melakukan gerakan ini, dagu harus menyentuh atau melewati tungkai. Dan pada saat telentang ke belakang, kedua siku tangan harus menyentuh lantai.

Persiapan atau latihan yang bisa kalian lakukan adalah :
§  Lakukan pemanasan/peregangan sebelum memulai
§  Siapkan matras atau tempat datar. Aktivitas latihan bisa dilakukan sendiri ataupun dilakukan berpasangan.
§  Posisi badan telentang dengan posisi tangan jari-jemari dikaitkan, dan diletakkan di belakang kepala (tidak boleh dilepas)
§  Posisi kaki menekuk dan telapak kaki menyentuh lantai
§  Gerakan dilakukan dari posisi terlentang di mana punggung menyentuh lantai.
§  Kemudian angkat badan dengan menggunakan kekuatan otot perut. Dan ciumlah lutut ketika posisi kepala ada di atas. Cium lutut kiri dan kanan secara bergantian setiap gerakan. Jaga posisi tangan tetap berada di belakang kepala.
§  Lakukan berulang-ulang dengan target gerakan minimal 41 kali setiap menit.


Tes Pul-Up
Bagi kebanyakan orang, tes ini merupakan tes yang paling berat. So, harus kalian latih benar-benar agar bisa memenuhi target. Kuncinya ada pada kekuatan tangan dan bahu. Kurangnya latihan mengakibatkan tangan tidak memiliki kekuatan untuk menarik tubuh ke atas. Yang menjadi penilaian adalah banyaknya gerakan benar yang dapat dilakukan. Untuk mencapai nilai maksimal, target yang harus kalian capai adalah minimal 18x dalam 1 menit. Adapun untuk wanita, tes pull up di ganti dengan tes chinning dengan target minimal 60 kali dalam waktu 1 menit. Chinning (wanita) adalah gerakan dengan cara berdiri di depan tiang mendatar, dengan kaki tetap menginjak tanah, kemudian tarik badan maju-mundur dengan tumpuan tangan pada tiang mendatar.

Persiapan atau latihan yang bisa kalian lakukan dalam latihan pul-up adalah :
§  Lakukan pemanasan/peregangan sebelum memulai
§  Persiapkan tiang pull up.
§  Untuk memulai latihan, dimulai dari posisi bawah. Angkat tangan lalu loncatlah untuk menggapai tiang mendatar lalu peganglah.
§  Posisinya adalah badan bergelantungan dengan kedua tangan menggenggam tiang mendatar dengan posisi telapak tangan menghadap ke arah badan.
§  Kaki dalam keadaan rileks dan tidak menyentuh lantai.
§  Angkat atau tarik badan dengan menggunakan kekuatan tangan hingga posisi leher sejajar dengan tiang mendatar. Saat badan naik, tariklah napas kuat-kuat, dan pada saat badan bergerak turun, buanglah napas pelan-pelan.
§  Sekali lagi, lakukan aktivitas ini setiap hari dengan porsi bertahap. Tentunya dengan target akhir yang harus kalian capai adalah minimal 18x dalam 1 menit.



Shuttle Run
Shuttle run adalah lari dengan lintasan membentuk angka 8. Yang dinilai adalah jumlah waktu yang ditempuh untuk menyelesaikan 3 putaran berbentuk angka 8 tanpa menyentuh tiang. Idealnya 3x putaran dalam waktu 20 detik. Intinya, semakin cepat maka poin yang kalian raih pun akan lebih besar. Sederhana, gampang, tapi memerlukan kecepatan dan kelincahan yang ekstra. Kaki yang kurang kuat, kurang pemanasan, tidak hati-hati, atau penempatan kaki yang tidak tepat, dapat menyebabkan tergelincir atau bahkan mengakibatkan cedera otot/terkilir.

Persiapan atau latihan yang bisa kalian lakukan adalah :
§  Lakukan pemanasan/peregangan sebelum memulai
§  Siapkan dua batang tiang dengan panjang sekitar 2 meter. Tancakan tiang pada tanah lapang yang datar dengan jarak 10 meter. Jadikan tiang ini sebagai acuan untuk membentuk lintasan angka 8.
§  Persiapan dari salah satu sisi tiang menuju ke tiang lainnya. Berlarilah sekencang mungkin dengan bentuk angka 8, dan jadikan tiang sebagai acuan yang harus diputari. Memutar dapat dengan menghadap tiang, juga dapat membelakangi tiang, namun jangan sampai menyentuh tiang.
§  Setiap berlari lakukan dalam 3 kali putaran. Semakin cepat maka point kalian semakin besar. Idealnya adalah 20 detik untuk 3 kali putaran.
§  Ingat, kuncinya adalah pada kelincahan dan kekuatan pijakan kaki. Untuk melatihnya kalian bisa melakukan aktivitas lari dengan cara jingkat-jingkat. Adapun untuk kelincahan, kalian bisa latihan lari sprint (lari cepat).

Tes Renang
Renang 25 meter dalam waktu maksimal 1 menit tanpa berhenti dengan gaya apa saja yang kalian bisa. Jika melebihi waktu 1 menit maka kalian tidak mendapatkan point dari tes ini. Namun kadang ada pula dalam tes fisik yang perintah tesnya berupa renang dengan jarak 50 meter.

Persiapan atau latihan yang bisa kalian lakukan adalah :
§  Lakukan pemanasan/peregangan sebelum memulai
§  Gunakan pakaian renang saat berlatih
§  Dan berlatih lah di kolam renang.
§  Berlatihlah secara rutin 3 kali seminggu, 3-4 bulan sebelum ujian kesamaptaan.

§  Berlatihlah dengan porsi bertahap dengan targetnya bisa renang sejauh 25 meter dengan waktu maksimal 1 menit. Semakin cepat waktu yang diperlukan semakin baik.

Tes TNI-POLRI : Tahapan Seleksi Administrasi

Tes TNI-POLRI : Tahapan Seleksi Administrasi

Biasanya akan ada dua kali pemeriksaan administrasi (rikmin), yaitu rikmin awal dan rikmin akhir. Dokumen-dokumen yang biasanya harus ada adalah ijazah dan semua jenjang pendidikan yang telah ditempuh. Ijazah dilegalisir oleh instansi yang berwenang, yaitu dinas pendidikan dan kebudayaan. Dokumen lainnya adalah KTP, kartu keluarga (KK), akta kelahiran, SKCK, surat keterangan dokter, daftar riwayat hidup, surat permohonan menjadi anggota TNI-Polri, surat pernyataan orang tua, surat persetujuan orang tua, surat pernyataan tidak pernah menikah, surat perjanjian ikatan dinas pertama, surat tidak terkait dengan perusahaan/instansi, dan surat sanggup ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia. Semua surat difotokopi rangkap 5 dan dilegalisir oleh pihak yang berwenang (kelurahan/kecamatan).

Pada tahapan rikmin awal, semua berkas pertama kali akan diperiksa oleh panitia di tingkat seleksi daerah. Berkas-berkas tersebut harus dibawa, baik copy-nya yang telah dilegalisir maupun aslinya. Ingat, sebaiknya semua fotokopi rangkap 5. Pada pemeriksaan awal biasanya hanya perlu satu lembar fotokopi yang sudah dilegalisir, sementara 4 fotokopian lainnya untuk disimpan karena biasanya kita akan memerlukan lagi pada tahapan pemeriksaan administrasi akhir. Bersamaan dengan pemeriksaan berkas pertama kali, biasanya juga akan dilakukan pemeriksaan lainnya, utamanya pemeriksaan tinggi badan, pemeriksaan berat badan.

Dan apa bila kalian lolos pemeriksaan administrasi awal, maka kalian akan mendapatkan kartu peserta seleksi, atau yang sering disebut dengan nomor urut seleksi. Jika belum memenuhi syarat, kalian biasanya disuruh pulang untuk melengkapi berkas sampai persyaratan sesuai, namun kadang ada pula yang tidak memenuhi ketentuan maka akan langsung dianggap gagal. Setelah mendapatkan nomor peserta, itu artinya kalian sudah lolos seleksi administrasi tahap pertama dan siap-siap menuju tahap selanjutnya, yaitu tes kesehatan pertama.

Apabila kalian sampai gagal dalam tahapan rikmin awal, ini artinya kalian kalah sebelum perang. Kegagalan lebih disebabkan ketidaklengkapan berkas. So, kuncinya harus cermat membaca dan menyiapkan apa saja berkas-berkas yang harus ada, jika perlu buat daftar check list. Cermati tahapan-tahapan dan waktu penyerahan berkas. Jangan menyiapkan berkas-berkas terlalu mepet dengan waktu karena akan membuat kalian tergesa-gesa dan tidak cermat. Juga jangan sekali-kali mencoba memalsukan dokumen. Jika ketahuan maka kalian langsung akan dicoret dari daftar peserta, dan bahkan mungkin akan terkena kasus tindak pidana perkara pemalsuan dokumen. Untuk pastinya kalian harus perhatikan pengumuman resmi terkait berkas apa saja yang harus dipersiapkan dan batas waktu penyerahan berkas/dokumen.

Lalu di akhir seleksi tingkat panda, sekitar 3 mingguan dari rikmin awal, akan ada dikmin akhir tingkat Panda. Nah, tahapan-tahapannya biasanya berupa :
§  Pemeriksaan kelengkapan berkas yang sudah dicopy dan dilegalisir rangkap 4. Biasanya ada berkas yang untuk disimpan oleh panita daerah, dan ada berkas yang akan dikirim ke panitia tingkat selanjutnya.
§  Akan ada tes wawancara untuk menelusuri bakat, minat, mental dan kepribadian. kalian akan diwawancara berihal diri Anda, ideologi Anda, negara, dll. Lebih jauh tentang wawancara akan dibahas di bagian lain.
§  Akan dilihat penampilan Anda, layak atau tidak. Juga akan diadakan tes antopometrik, yaitu suatu tes untuk menguji dan mendeteksi kelainan bentuk tubuh/postur tubuh.

§  Terakhir adalah tes kejiwaan, disini kalian akan dites apakah kalian mengalami gangguan atau tidak. Artinya, layak jadi anggota TNI-Polri atau tidak.

Jenis-jenis Tes Dalam Seleksi TNI-Polri

Jenis-jenis Tes Dalam Seleksi TNI-Polri

3 Strategi Perang Sun Tzu
Seni Perang Sun Tzu merupakan teori perang yang sangat kuno, sekitar 2500 Sebelum Masehi dari negeri Cina. Namun, sampai saat ini teori tersebut masih relevan dan banyak diadopsi orang dalam berbagai bidang, tidak hanya dalam perang. Ada strategi Sun Tzu yang diterapkan dalam organisasi, manajemen, kepemimpinan, hingga pemasaran. Bahkan, dalam seleksi TNI-POLRI pun kita bisa menerapkan strategi ini. Strategi perang Sun Tzu ditulis dalam 13 langkah sederhana. Kita ambil intinya saja, yaitu kenali diri sendiri, kenali musuh, dan kenali medan pertempuran.

Pertama, kenali diri sendiri! Seberapa pintarkah kalian? Seberapa materi yang sudah kalian kuasai? Seberapa sehat badan kalian? Seperti apa kesiapan fisik kalian? Apa potensi terbesar dari diri kalian? Apa tujuan dan motivasi kalian menjadi anggota TNI-Polri? Coba renungkan semua! Kunci keberhasilan selalu berawal dari pemahaman diri. Pemahaman diri akan menghantarkan kita pada strategi yang penuh semangat dan efektif.

Kedua, Kenali musuhmu! Seleksi masuk TNI-Polri adalah sebuah ajang pertempuran, sebuah kompetisi mendapatkan poin terbaik. Musuh kalian di sini adalah tahapan-tahapan seleksi yang harus dilalui, yaitu dari seleksi administrasi, tes kesehatan, tes fisik, tes tertulis, psikotes, tes wawancara, dll. kenali musuh dalam hal ini bisa dilakukan dengan memperbanyak informasi perihal jenis-jenis dan tahapan-tahapan seleksi, memperbanyak latihan fisik, mempersiapkan kesehatan dan mental diri, melakukan latihan mengerjakan soal-soal ujian tertulis, dll. Kenali benar-benar karakter tesnya dan lakukan persiapan dengan baik.
Musuh juga tidak selalu berasal dari luar diri Anda. Musuh yang berasal dari dalam biasanya jauh lebih berbahaya dan sulit dikalahkan. Misalnya sikap sombong, malas, kebiasaan menunda, merasa selalu benar dan bad habit lainnya. Hilangkan sifat negatif ini, dan bersemangatlah!

Ketiga, kenali medan pertempuran! Di depan sudah dijelaskan bahwasannya peluang untuk masuk TNI-POLRI adalah 1%, artinya kalian harus bisa “menyingkirkan” 99 peserta lainnya. Tentu ini bukan yang mudah, tapi ini juga bukan sesuatu yang tidak mungkin. Kuncinya adalah pada strategi persiapan. Karena hampir tidak mungkin bisa lolos TNI-POLRI bila tidak dipersiapkan dengan baik. Melihat persaingan yang super ketat ini, banyak peserta tes yang merasa pesimis dan takut sebelum bertanding. Seleksi masuk TNI-Polri adalah ajang pertempuran. Dia yang bisa meraih poin tertinggi maka dialah yang akan memenangkannya.



Tips dan Trik Tembus Seleksi TNI-Polri
Bila kita cermati, jenis tes dalam seleksi TNI-Polri bisa kita kategorikan kedalam 6 tahapan tes. Nah, disini kita akan bahas masing-masing tahapan ini, dan yang terpenting adalah hal apa saja yang harus dipersiapkan untuk menghadapi tahapan tes ini. Persiapan ideal untuk mengikuti seleksi TNI/Polri adalah 4-6 bulan sebelum pelaksanaan tes. So, persiapkan semuanya dari sekarang!

Tahapan tes tersebut adalah :
1.      Tahapan Seleksi Administrasi
2.      Tahapan Tes Fisik/Olahraga/Kesamaptaan
3.      Tahapan Tes Kesehatan
4.      Tahapan Tes Tertulis (Psikotes dan Tes Potensi Akademik)
5.      Tahapan Wawancara/Tes Mental
6.      Pantukhir


Bila kita bisa lolos pada setiap tahapan tes, maka peluang kita untuk lolos seleksi TNI-Polri akan makin terbuka lebar. Kenali tahapan tesnya, dan persiapkan setiap tahapan dengan matang.